Headlines News :

Popular Post

Berjalan

>> <<

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Skripsi Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skripsi Fisika. Tampilkan semua postingan

Hubungan Antara Kemampuan Dasar Matematika dan Kebiasaan Belajar Dengan Prestasi Belajar Fisika Siswa SMP Negeri 3 Ponorogo

Written By Coretan diriku on Senin, 19 Maret 2012 | 16.40


Lukyto,Tatas. 2009. Hubungan Antara Kemampuan Dasar Matematika dan Kebiasaan Belajar Dengan Prestasi Belajar Fisika Siswa SMP Negeri 3 Ponorogo.Skripsi, Jurusan Pendidikan Fisika. Skripsi, Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing:
(I) Drs. Subani,(II) Drs. Parno M.Si

Kata Kunci: Kemampuan Dasar Matematika, Kebiasaan Belajar, Prestasi Belajar Fisika.

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat korelasional. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variabel kemampuan dasar matematika, kebiasaan belajar dan prestasi belajar fisika unit cahaya. Penelitian ini menggunakan dua variabel bebas serta sebuah variabel terikat. Pemilihan variabel bebas seperti yang disebutkan di atas berdasarkan asumsi bahwa prestasi belajar fisika unit cahaya siswa akan meningkat apabila memiliki kemampuan dasar matematika dan kebiasaan belajar yang baik.
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 6 kelas dengan jumlah 240 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 80 siswa. Analisa data menggunakan analisa deskriptif yang terdiri dari harga rata-rata dan simpangan baku, yang dilanjutkan analisa regresi. Analisa regresi untuk mengetahui koefisien korelasi variabel bebas dan terikat. Selain itu juga untuk mengetahui sumbangan relatif dan sumbangan efektif variabel bebas terhadap variabel terikat.
Hasil analisis regresi ganda menunjukkan pengaruh positif antara variabel bebas dengan variabel terikat. Besarnya pengaruh dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel presstasi belajar fisika siswa ditunjukkan oleh sumbangan efektif. Besar sumbangan efektif tiap variabel bebas terhadap kriterium yaitu 6.4774% untuk kebiasaan belajar dan 9.5448% untuk kemampuan dasar matematika. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas kemampuan dasar matematika memberikan kontribusi lebih besar terhadap prestasi belajar fisika dibandingkan dengan kebiasaan belajar.
Jika dikombinasikan antara kemampuan dasar matematika dan kebiasaan belajar selanjutnya dilakukan analisa regresi, maka besarnya pengaruh total dari kedua variabel bebas terhadap prestasi belajar fisika unit cahaya yaitu sebesar 16% dari keseluruhan faktor yang mempengaruhi prestasi belajar fisika unit cahaya. Untuk sisanya yang sebesar 84% belum dapat dijelaskan karena berasal dari faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.

Abstrak Skripsi Mahasiswa Fisika

Mufaridah, Rohmatin. 2009. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dan Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas XI IPA 6 SMAN 3 Malang. Skripsi, Jurusan Fisika Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mudjihartono,            (II) Sulur, S.Pd, M.Si, M.T.D.

Kata Kunci: model PBL, kemampuan berpikir tingkat tinggi, prestasi belajar.

Hasil observasi di kelas XI IA-6 SMAN 3 Malang menunjukkan bahwa siswa terlihat pasif dalam mengikuti pelajaran dan hanya sepertiga dari jumlah siswa dalam  kelas tersebut yang dapat menganalisis permasalahan yang diberi­kan. Hasil wawancara dengan guru fisika diketahui bahwa masih banyak siswa yang harus mengikuti remidial untuk memper­baiki nilainya. Salah satu cara untuk memperbaiki keadaan ini adalah dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). PBL merupakan suatu model pembelajaran yang menjadikan per­­­masalahan dalam dunia nyata sebagai langkah awal dalam pembelajaran. Sis­wa secara aktif melakukan penyelidikan terhadap permasalahan yang diberikan untuk dianalisis dengan menggunakan kemampuan ber­pikir­nya. Menganalisis suatu masalah fisika merupakan salah satu cara untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika siswa. Oleh karena itu, dilakukanlah penelitian untuk memperbaiki keadaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan prestasi belajar fisika siswa kelas XI IPA 6 SMAN 3 Malang melalui model PBL pada pokok bahasan fluida dinamis.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kua­litatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XI IPA 6 SMAN 3 Malang, berjumlah 31 siswa. Setiap siklus terdiri dari 5 ta­hap, yaitu tahap mengorientasikan siswa pada masalah, tahap mengorganisasi­kan siswa untuk belajar, tahap mem­bimbing penyelidikan individu dan kelompok, tahap mengembangkan dan menyajikan hasil karya, tahap menganalisis dan meng­­evaluasi proses pemecahan masalah. Instrumen yang dipakai dalam pene­litian ini adalah Lembar Observasi (LO) ketelaksanaan model PBL, LO kemam­puan berpikir tingkat tinggi, dan soal tes.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika siswa, pada aspek pertanyaan yang diajukan meningkat 31,4% dan pada aspek jawaban tes meningkat 2,7% dari siklus I ke siklus II. Peningkatan pres­tasi ditandai dengan peningkatan persentase nilai rata-rata dari sebelum tindakan ke siklus I sebesar 4,8 dan dari siklus I ke siklus II sebesar 5,2%. untuk ketuntasan belajar siswa meningkat dari sebelum tindakan ke siklus I 12,9% dan dari siklus I ke siklus II 16,1%.
Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan kualifikasi baik dan meningkatkan prestasi belajar serta ketuntasan belajar fisika siswa.

IKLAN

Review Games

Berjiwa Pendidikan

Trending Topic

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ALIM BERBAGI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger